Tentang kami

Dendeng batokok asli

Selamat datang 
πŸ’šdi Website resmi
Dendeng Batokok Sulak
tempat kami memperkenalkan rasa khas dari dataran tinggi Kerinci, tepatnya dari daerah Sulak Deras, Siulak.

Kami adalah keluarga perantau asal Kerinci yang mencintai cita rasa warisan leluhur. Melalui blog ini, kami ingin mengenalkan dendeng batokok khas Sulak, olahan daging sapi yang lembut, pedas, dan penuh cita rasa. Resep ini telah turun-temurun di keluarga kami, menggunakan cara tradisional dengan bahan alami dan rempah lokal.

Tidak hanya sekadar menjual makanan, kami ingin menyampaikan kisah, budaya, dan semangat dari tanah asal kami — Kerinci yang sejuk, asri, dan kaya rasa.

Kami memproduksi dendeng batokok secara homemade, dengan kualitas terbaik dan rasa yang otentik. Anda bisa memesannya langsung dan merasakan kelezatannya di rumah, di manapun Anda berada.

Terima kasih telah berkunjung. Semoga setiap gigitan membawa Anda pada kenangan dan kehangatan rumah di kaki Gunung Kerinci.

Salam hangat,
Tim Dendeng Batokok Sulak
πŸ“ Jambi – Kerinci
πŸ“ž [Nomor Kontak]
πŸ“© [Email atau Instagram jika ada]

Kami rindu rumah.
Di setiap potong dendeng yang kami siapkan, ada cinta yang kami bawa dari lereng Gunung Kerinci. Ada angin dingin Sulak Deras, ada senyum ibu di dapur tua, dan suara kayu terbakar yang menghangatkan pagi.

Dendeng Batokok Sulak bukan sekadar makanan, tapi kenangan.
Kami adalah anak-anak rantau yang ingin membagikan rasa – rasa pedas yang membangkitkan semangat, rasa gurih yang menenangkan hati, dan kehangatan yang membuatmu merasa pulang, meski jauh.

Dengan tangan sendiri, kami pukul dagingnya—batokok—seperti dulu ibu kami mengolahnya. Kami rendam semalam dengan bumbu kasih, dan kami kirimkan dengan hati yang rindu.

Kami ingin kau tahu,
jika suatu hari hatimu ingin pulang ke Kerinci,
dendeng ini bisa menjadi jalannya.

Terima kasih, karena sudah menyayangi rasa kami.
Dengan cinta,Keluarga Dendeng Batokok Sulak
πŸ“ Dari Jambi untuk Nusantara
πŸ“ž+6285377639367πŸ“© dewifitrianijmi@gmail.com
Hubungi kami sekarang